Suku-suku Alkatiri

Keluarga Besar Kabilah Alkatiri

Salah satu kabilah besar di Hadramaut adalah Asy-Syanafirah (Asy-Syanfari) atau keturunan dari Syanfari Al-Hamdani. Kabilah besar ini terbagi dalam tiga suku besar:

A. Al-Katsir (Alkatsiri), yaitu keturunan Katsir bin Badr bin Muhammad bin Syanfari al-Hamdani. Mereka mendiami wilayah di antara Syibam dan Seiyun (Sewun) dan di pegunungan di sebelah utara. Suku ini terbagi lagi dalam lima sub-suku (klan)

B. Al-Awamir (Al-Amiri), yaitu keturunan Amir bin Muhammad bin Syanfari al-Hamdani. Mereka mendiami lembah luas di antara Seiyun dan Terim dan pegunungan di sebelah utara.

C. Al-Jabir (Al-Jabiri), suku badui di pegunungan di sebelah selatan Seiyun dan lembah Bin ‘Ali serta ‘Adim. Mereka keturunan Jabir bin Muhammad bin Syanfari al-Hamdani.

Pemimpin seluruh keturunan Syanfari al-Hamdani adalah Sultan Seiyun. Ia keturunan Abdullah bin Ja’far bin Andullah bin Badr bin Muhammad bin Syanfari al-Hamdani. Menurut legenda, ia adalah laki-laki agung pertama di Hadramaut. Keturunannya, Badr Abu Tuwairaq berputra dua orang: Isa dan Abdullah. Keturunan Abdullah membentuk keluarga yang menurunkan Sultan yang saat ini berkuasa.

Di samping ketiga suku besar di atas, ada suku AL-BAJARAI (Bajrai), yang tinggal di sebelah timur laut Seiyun, dikelilingi oleh suku Katsir dan Awamir. Suku Bajrai ini tidak sedarah dengan Syanfari, namun sesuai dengan konvensi simbolik tetap mengakui Sultan Seiyun sebagai pemimpinnya.

(Sumber: Buku HADRAMAUT DAN KOLONI ARAB DI NUSANTARA, oleh L.W.C. van den Berg, 1989. Buku aslinya ditulis dalam tahun 1886)

AL-KATSIR atau Alkatsiri (Alkatiri) sendiri terbagi dalam 5 (lima) suku besar:

a. AL UMAR BIN KATSIR, yang mencakup keluarga:

1. Al Thalib (Bin Thalib)
2. Al al-‘As (al-‘As)
3. Al Fas (Balfas)
4. Al bin Tanfirah atau at-Tanafirah (bin Tanfirah)
5. Al Kuhayyil (bin Kuhayyil)
6. Al Barqi (al-Barqi)
7. Al Mahri (bin Mahri)
8. Al ‘Awn bin Abdullah (bin Awn bin Abdullah)
9. Al Umar umbadr (Bin Umar Umbadar)
10. Al bin Samil (bin Samil)
11. asy-Syain (bin asy-Syain)
12. al-Wi’l (Bal-Wi’l, Balweel)
13. Al Badr bin Abdullah (bin Badr bin Abdullah)

b. AL-AMIR BIN KATSIR, yang mencakup keluarga:

1. Al ‘Ibdat (bin ‘Ibdat, bin Abdat)
2. Al Abdul Aziz (bin Abdul Aziz)
3. Al Muhammad bin Umar (bin Muhammad bin Umar)
4. Al Musfir (bin Musfir, bin Misfir)
5. Al Ma’tuf (al-Ma’atif, bin Ma’tuf)
6. Al Kuddah (bin Kuddah)

c. Al-Fakhaids, keluarganya disebut:
1. Al-‘Awn (al-‘Uwaini)
2. Al-Sa’id (bin Sa’id)
3. Al-Hajiri (bin Hajiri)
4. Al-Sanad (bin Sanad)
5. Al-Hadil (bin Hadil)
6. Al-Ladraf (bin Ladraf, Baladraf)
7. Al-Saif (bin Saif)

d. Sejumlah keluarga badui di pegunungan sebelah utara.

e. Al-‘Abd al-Wadud (bin ‘Abd al-Wadud), sukui Badui, tinggal di pantai di sekitar Qasai’ar. Suku itu yang hidup dipisahkan sama sekali dari keturunan Syanfari yang lain oleh suku Yafi’ dan Humum, dahulu pernah memiliki kota Qosai’ar, namun beberapa tahun yang lalu (abad ke-19) diusir dari kota itu oleh suku Yafi’.

12 thoughts on “Suku-suku Alkatiri

  1. assalamu’alaikum
    bisa ditambah lg sejarahnya sampai abad ke 20 klo ada Syukron Katsir
    wassalam

  2. Assalanu’alaikum, m’f mengganggu waktunya utk admin, ada yg mau sy tanyakan utk nasab Al-Katiri apakah bagian dari nasab dari baginda Rosulullah SAW atau nasab yg berbeda mohon pencerahannya, soalnya sy kurang faham..?

  3. Al-Katsir (Alkatsiri), yaitu keturunan Katsir bin Badr bin Muhammad bin Syanfari al-Hamdani.
    Pemimpin seluruh keturunan Syanfari al-Hamdani adalah Sultan Seiyun. Ia keturunan Abdullah bin Ja’far bin Abdullah bin Badr bin Muhammad bin Syanfari al-Hamdani.
    So, yang jadi Sultan adalah keponakan Katsir bin Badr?

Leave a Reply to Ahmad Taufik Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *